Rizieq Shihab Mengulur Kepulangannya Ke Indonesia

Be Sociable, Share!

Pimpinan FPI Habib Rizieq Shihab, hingga kini masih berada di luar negeri. Setelah menyelesaikan disertasinya, Rizieq tidak langsung kembali seperti yang telah diberitakan. Ia malah kembali terbang menuju Arab Saudi. Padahal Polri tengah mencarinya karena selalu mangkir dari panggilan terkait kasus dugaan chat pornografi dengan tersangka kasus makar Firza Husein.

Beberapa hari lalu diketahui Rizieq tengah sidang kandidat doktor di Universitas Sains Islam Malaysia (USIM), Nilai, Negeri Sembilan. Saat aksi 5 Mei, Rizieq tak turun ke jalan karena tengah menjalankan ibadah umrah. Setelah mengurus disertasi, sidang terbuka dan tertutup selesai, Rizieq kembali lagi menuju Mekkah, Arab Saudi, untuk melakukan persiapan ibadah puasa.

Sugito Atmoprawiro, Kuasa hukum Rizeiq Shihab mengaku, bahwa ia mendapatkan informasi tersebut dari beberapa orang dekat Rizieq yang ikut menemaninya ke Malaysia. Namun, ia juga mengatakan bahwa ia sudah beberapa hari ini tidak melakukan kontak dengan Rizieq.

Dia mempersilakan jika polisi menyatakan Rizieq ke luar negeri karena menghindari pemeriksaan. Menurutnya, selama ini Rizieq sudah kooperatif dalam setiap panggilan yang diajukan oleh polri. Pada kesempatan yang sama, Sugito juga mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Rizieq sekarang merupakan simbol perlawanan terhadap ketidakadilan terutama terhadap kasusnya yang tiba – tiba muncul dan ditindaklanjuti. Hal ini menjadi dasar dari dugaan adanya upaya untuk memojokkan Habib Rizieq. Sugito menambahkan bahwa ia menduga bahwa mencuatnya kasus ini sebagai pelampiasan dendam Ahok yang kalah pada Pilgub dan juga atas vonis yang dijatuhkan di persidangannya atas kasus penistaan agama.

Red Notice Untuk Rizieq Shihab

Karopenmas Polri Brigjen Pol Rikwanto mengakui, bahwa pihak kepolisian tidak bisa melakukan komunikasi langsung dengan Rizieq Shihab. Selama Rizieq diluar negeri, komunikasi selama itu hanya bisa dilakukan melalui kuasa hukumnya. Polri juga telah meminta pengacara Rizieq untuk memintanya kembali ke tanah air.

Menurut Rikwanto, Polri belum akan menerbitkan red notice atas Rizieq Shihab. Meski dia sudah dua kali mangkir dipanggil sebagai saksi, namun Rizieq masih melakukan komunikasi melalui pengacaranya. Hal ini menjadi pertimbangan untuk mengkaji kembali penerbitan red notice. Pihak Polda Metro Jaya telah melayangkan panggilan kedua terhadap Rizieq terkait kasus dugaan chat pornografi dengan tersangka kasus makar Firza Husen. Panggilan ini sudah dilayangkan pada 8 Mei lalu, namun Rizieq mangkir dari panggilan tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, mengatakan bahwa polri akan melakukan penjemputan paksa terhadap Rizieq Shihab setelah ia tiba di Indonesia. Polri telah bekerja sama dengan pihak imigrasi untuk terus memantau keberadaan Rizieq.

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Setyo Wasisto mengatakan, bahwa ada kemungkinan Polri akan meminta bantuan Interpol untuk memulangkan Rizieq. Setyo menuturkan, jika nanti hasil pengembangan penyidik memerlukan bantuan Interpol, Polri akan segera mengirimkan surat permintaan red notice untuk membantu memulangkan Rizieq.

Rizieq memang sudah membantah kebenaran rekaman percakapan dirinya dengan Firza. Menurutnya, rekaman tersebut merupakan fitnah. Menurut Rizieq, Firza juga telah membantah rekaman tersebut melalui pengacaranya, Yakub Arupalaka. Firza menegaskan bahwa orang dalam chat bernada porno diduga bersama pimpinan FPI Rizieq Syihab bukanlah dirinya. Firza juga menegaskan foto – foto vulgar dalam chat tersebut adalah bukan foto dirinya.

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!