Suami Nekat Bobol Rumah Kosong, Karena Istri Minta HP

Suami Nekat Bobol Rumah Kosong, Karena Istri Minta HP

Tidak tega dengan istrinya yang merengek-rengek meminta handphone. Seorang pria berinisial AF umur 26 tahun menjadi gelap mata. Pria yang beralamat di Desa Jurang Pelen, Kecamatan Gempol, ini membobol sebuah rumah yang ditinggali penghuninya di kota Pasuruan.

Rumah yang dibobolnya beralamat di Perum Pucang Indah III Kelurahan Kebonagung Kecamatan Purworejo. Pemiliknya bernama M Akbar berusia 42tahun. AF berhasil mencuri beberapa jenis barang elektronik dan ada juga perhiasan.

” Korban melakukan pelaporan, sehingga kami pun melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan tersangka ini di sebuah lokasi permainan biliard di Gempol. Kami pun membawanya langsung membawanya.” Ucap AKP Arumsari Puspita Dewi, Kasat Reskrim Polres Pasuruan Kota, Minggu (7/1).

Arum mengatakan, berdasarkan pengakuan dari tersangka AF, aksi pencurian ini baru dilakukannya satu kali. ” Baru kali ini dia melakukannya” Ucap Arum

Ipda Hajir Sujalmo, selaku Kanit Pidana Umum (Pidum) mengatakan aksi pencurian ini dilakukan AF bersama dengan seorang temannya pada tanggal 22 November 2017 lalu. Sekitar jam 19.00 WIB. Ketika itu semua pemilik rumah sedang keluar kota.

Pelaku masuk kerumah kosong itu setelah berhasil mencongkel jendela. Setelah berhasil masuk ke dalam, mereka mencuri beberapa barang diantaranya satu Notebook, Satu Laptop, Smartphone Oppo, handphone Nokia, dan juga sepasang anthing emas. Korban mengalami kerugian sekitar Rp 10jt akibat pencurian ini.

” AF melakukan pencurian ini bersama dengan seorang teman lainnya yang saat ini masih buron.” Ucap Hajir

Dari pengakuan pelaku AF, pencurian ini baru dilakukannya sekali. ” Dri pengakuannya baru sekali ini dilakukan. Motifnya dikarenakan istri sirinya meminta dibelikan handphone. Memang, salahsatu handphone curiannya diberikan keistri sirinya yang berinisial RM.” Jelas Hajir.

Selain AF dan RM, polisi juga berhasil mengamankan notebook, smarthphone dan laptop yang belum sempat dijualnya dan motor yang digunakannya saat mencuri.

” Karena perbuatannya AF dikenakan undang undang pasal 363 KUHP. Ancamannya maksimal 7 tahun penjara. Dan RM kemungkinan bisa dikenakan pasal 480(penadah), masih diselidiki.” Tutup Hajir.

error: Content is protected !!