Rusia Mengutuk Penembakan Pesawat Suriah Oleh Amerika Serikat

Be Sociable, Share!
Rusia Mengutuk Penembakan Pesawat Suriah Oleh Amerika Serikat

Rusia Mengutuk Penembakan Pesawat Suriah Oleh Amerika Serikat. Negeri Beruang Merah Angkata bicara pihaknya akan memperlakukan semua koalisi dari AS sebagai target. Menurutnya Benda apa pun termasuk pesawat dan drone milik koalisi Internsional yang berada di barat sungai Efrat akan di targerkan sebagai sasaran oleh pemerintah Rusia. Baik yang di udara maupun yang berada di darat.

Rusia juga akan menghentikan hotline untuk mencegah terjadinya konflik dengan Amerika Serikat dan sekutunya, Langkah tersebut merupakan respons Rusia terhadap Amerika Serikat yang menembak jatuh pesawat tempur milik Suriah pada Minggu 18 juni Waktu setempat

Diketahui Rusia merupakan sekutu dari pemerintah Suriah Bashar Al-Asssad yang sedang terjadi konflik pemberontak di Suriah

Kementerian Luar Negeri Suriah Menuduh Amerika Serikat gagal dalam menggunakan hotline sebelum menembak jatuh pesawat tempur milik Suriah yang berada di wilayah Raqqa. Negeri Beruang pun meminta dilakukan penyelidikan secara hati hati oleh komando AS dalam pristiwa ini.

Rusia pun mengutuk penembakan pesawat jet tempur Suriah, Menurutnya ini merupakan pelanggaran hukun internasional. Akibatnya kejadian tersebut pesawat Suriah hancur dan pilot masuk ke area yang masih di kuasain ISIS.

Akibat ancaman Rusia terhadap Koalisi dari Amerika Serika. Angkatan Udara Australia menyebutkan bawah Australia akan menunda oprasi militernya di Suiah. Australia masih terus memantau perkembangan situasi yang terjadi di Suriah.

Pentagon pun angkat bicara mengenai ancaman dari negeri beruang merah yang akan menembak jatuh jet tempur Amerika Serikat dan koalisinya.

Juru bicara Pentagon Kapten Jeff Davis Menyebutkan bawah kami tidak mencari konflik dengan pihak manapun yang beradai di Suriah selain ISIS. Namun kami tidak akan ragu mebela diri juga atau mitra kami diancam

Kepala Staf Gabungan Militer AS Jenderal Joseph Dunford melipatgandakan retorika tersebut pada pidato hari Senin di National Press Club.

”Saya yakin bahwa kita masih berkomunikasi antara pusat operasi kami dan pusat operasi federasi Rusia. Saya juga yakin bahwa kekuatan kita memiliki kemampuan untuk menjaga diri sendiri,” ujar Dunford.

dewadominoqq

 

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!