Sampai sekarang sudah 66.716 warga pengungsi di 225 titik pengungsian

Be Sociable, Share!

Sampai sekarang sudah 66.716 warga pengungsi di 225 titik pengungsian

Jumlah pengungsi dari letusan Gunung Agung sampai hari ini, Jumat (20/8/2017) sebanyak 66.716 orang tersebar di 225 tempat penampungan.

“Secara umum, penanganan pengungsi ini berjalan dengan baik,” katanya.

BNPB selanjutnya mengkoordinasikan potensi nasional untuk membantu pemerintah daerah dalam menangani letusan Gunung Agung. Pos Pendampingan Nasional didirikan dan beroperasi mulai pada tanggal 24 Juli.

“Jika warga menginginkan lebih banyak informasi dan pengaduan terkait dengan erupsi, kebutuhan logistik, layanan kesehatan. Kebutuhan ambulans, evakuasi, peternakan, layanan air bersih, kamp pengungsi, staf lapangan dan hal penting lainnya, dapat hubungi Call Center Posko Gunung Agung di 0361-234099 , “dia berkata.

BNPB meminta masyarakat untuk tidak mempercayai banyaknya kabar yang menyesatkan yang mengatakan. Gunung Agung akan meletus besar “Itu hanya tipuan,” kata Sutopo.

Sutopo melanjutkan, hingga saat ini ilmu pengetahuan dan teknologi belum bisa memprediksi letusan gunung berapi kapannya secara pasti. Kompleksitas yang dimiliki oleh Gunungaapi menyebabkan ilmu vulkanologi sampai saat ini belum dapat didekati dengan metode deterministik (pasti).

Vulkanologi adalah ilmu yang didekati dengan metode probabilistik (yang mungkin-mungkin), dimana unsur ketidakpastian harus selalu disertakan. Yang jelas, sampai sekarang PVMBG terus melakukan pengamatan intensif terhadap pengamatan secara visual, seismisitas, deformasi, geokimia dan satelit.

Jika terjadi peningkatan aktivitas yang berbahaya, pemerintah akan memberikan peringatan dini dan mengambil langkah untuk mengatasinya.

Memang, dia sampaikan bahwa Gunung Agung pada hari Jumat (8/12/2017) pukul 07.59 WITA kembali mengalami erupsi dengan asap abu-abu tebal, tekanan sedang dan ketinggian mencapai sekitar 2100 meter di atas puncak dengan condong menuju ke arah barat.

Erupsi ini disertai abu vulkanik. Erupsi hanya terjadi sesaat, tidak terus menerus. Volume abu vulkanik yang keluar dari kawahpun bisa dibilank masih sangat kecil.

Hujan dengan abu tipis terjadi hanya di sekitar desa di lereng Gunung Agung, seperti di Dusun Dukuh Kecamatan Kubu Kabupaten Karangasem. Arah angin, dominan menuju ke arah tenggara.

Bandara masih beroperasi seperti biasanya 

Tapi tidak ada dampak pada aktivitas penerbangan dari erupsi ini. Volcano Observatory to Aviation (VONA) masih berwarna oranye.

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dan Bandara Internasional Lombok, Sutopo mengatakan, masih beroperasi secara normal. Gunung Agung masih dalam fase erupsi.

“Adanya erupsi merupakan fluktuasi umum yang biasanya terjadi pergerakan magma di tubuh Gunung Agung,” katanya.

Pos Pengamatan Gunung Agung dari PVMBG pada tanggal 8/12/2017 pukul 06:00-12:00 WITA, seismisitas Gunung Agung mencatat hembusan 10 kali, gempa dengan frekuensi rendah 7 kali dan gempa vulkanik 2 kali.

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!