Satu Korban Kebakaran Gudang Petasan Terindentification Oleh Tim DVI

Be Sociable, Share!
Satu Korban Kebakaran Gudang Petasan Terindentification Oleh Tim DVI

Satu Korban Kebakaran Gudang Petasan Terindentification Oleh Tim DVI. Dari data yang di umumkan oleh Tim Disaster Victim Identification. Korban berjenis kelamin perempuan, kelahiran Tangerang, 8 Mei 2003.  Merupakan warga Kampung Salembaran, RT 004 RW 016 Desa Belimbing, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang

“Di hari pertama ini kami bisa mengidentifikasi satu orang. Kondisi korban itu demikian rusak berat sehingga kami memerlukan ketelitian tinggi, dukungan keluarga korban untuk mengidentifikasi, Satu jenazah ini teridentifikasi atas nama Surnah, berjenis kelamin perempuan, warga Kampung Salembaran, RT 004 RW 016 Desa Belimbing, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang,” ucap Pramujoko.

Dari identifikasi ini dilakukan oleh Tim Disaster Victim Identification berdasarkan pemeriksaan dari gigi korban dan medis. Tim menjelaskan biar pun jenaza sudah tidak di kenalin namun ada rumus untuk mengetahui korban

“Jadi, meskipun jenazah sudah tinggal tangan, enggak ada kaki enggak ada, dengan pemeriksaan rumus-rumus forensik kita bisa memperkirakan tinggi badan, usia, dan jenis kelamin,” ucapnya

Pihak DVI pun meminta untuk para keluarga korban kebakaran kebakaran dan ledakan, yang telah melapor. Diharapkan untuk membawa foto korban yang terlihat giginya maupun senyum. Hal ini untuk mempermudah proses indentifikasi.

“Seterusnya kami berharap, nanti akan lebih banyak data antemortem ke depan. Ke depan akan lebih banyak. Karena seteliti apapun, tanpa ada data dari keluarga korban, itu semua tidak ada manfaatnya,” ucapnya

Diketahui pada Kamis 26 Oktober 2017 pukul 09.30 WIB. Peristiwa kebakaran terjadi di gudang sekaligus pabrik kembang api milik PT Panca Buana Cahaya Sukses. Terletak di Jalan Salembaran Jati, Desa Cengklong, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang terjadi Kamis 26 Oktober 2017 pukul 09.30 WIB.

Dugaan sementara kebakaran dan ledakan terjadi karena konsleting listrik di gudang tersebut yang membuat percikan api. Api pun berkobar di ikuti kepulan asap pekat hitam dan ledakan yang tak bisa terkendali oleh pekerja pabrik. Dikarenakan berisi bahan bahan yang mudah terbakar. Menghanguskan bagian gedung pabrik beserta isinya.

Karyawan yang tengah beraktivitas di pabrik tidak sempat menyelamatkan diri dari kebakaran dan ledakan. Para Pekerja kebanyakan merupakan didominasi oleh perempuan, Selepas Kebakara ditemukan puluhan jenaza yang sudah hanggus kebakar. Tercatat akibat kebakaran tersebut, 47 Orang meninggal dunia dan puluhan orang luka luka

detiktribun

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!