Sekretaris Jendera Perserikatan Bangsa Bangsa Minta Trump Penuhi Perjanjian JCPOA

Sekretaris Jendera Perserikatan Bangsa Bangsa Minta Trump Penuhi Perjanjian JCPOA

Sekretaris Jendera Perserikatan Bangsa Bangsa Minta Trump Penuhi Perjanjian JCPOA. Sekjen PBB Antonio Guterres menyampaikan kepada  Donald Trump untuk tidak meninggalkan kesepakatan nuklir Iran atau Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA).

Menurut  Dirinya, Timur Tengah dapat menjadi tempat yang jauh lebih berbahaya jika nanti kesepakatan nuklir tersebut ditinggalkan begitu saja tanpa ada yang lebih baik untuk menggantikannya.

Diketahui Minggu depan, pada  12 Mei. Nantinya Donald Trump akan memutuskan apakah ia akan membawa Amerika Serikat hengkang dari perjanjian tersebut. Atau masih mengikuti perjanjian yang sudah di sepakatin di dalam Joint Comprehensive Plan of Action

“Jika suatu hari ada kesepakatan yang lebih baik untuk menggantikannya, itu sah-sah saja. Namun kita tidak boleh begitu saja membatalkannya tanpa memiliki alternatif yang baik,” ujar Guterres

Joint Comprehensive Plan of Action merupakan proses  kesepakatan antara Iran dan lima anggota tetap Dewan Keamanan PBB (China, Prancis, Rusia, Inggris, AS) plus Jerman dan Uni Eropa.

Menurut perjanjian tersebut, Iran dituntut untuk mengurangi stok uranium yang merupakan bahan baku pembuat nuklir, hingga 98 persen. Dan  berhenti menjalankan program pengembangan senjata nuklir yang nantinya Kepatuhan Iran akan ditukar dengan pencabutan sanksi dari para negara penanda tangan.

Kesepakatan nuklir Iran yang di tanda tanganin pada 2015 tersebut, Iran menyetujui inspeksi nuklir dan sebagai imbalannya. Teheran akan mendapat kelonggaran sanksi ekonomi.

Dirinya percaya kesepakatan yang sudah di tanda tanganin dengan cara di plomatik berguna dan sangat penting untuk mempertahankan dan menjaga nya. Dikarenakan Kawasan tersebut dalam posisi sangat berbahaya.

“Saya percaya JCPOA dalah kemenangan diplomatik yang penting dan saya rasa penting pula untuk menjaganya. Namun saya juga meyakini ada area di mana akan sangat penting untuk memiliki dialog yang berarti. Karena saya melihat kawasan itu dalam posisi yang sangat berbahaya,” ucapnya

Guterres juga menegaskan, ketengangan antara antara Israel dan Iran baru baru ini nantinya. Kita perlu mengambil berbagai langkah untuk menghindari risiko konflik terjadi.

Diketahui, saat ini Sekjen PBB tengah melakukan lawatan ke  Inggris selama 3 hari. Dimana ia berkonsultasi terkait langkah-langkah apa yang dapat diambil untuk mencegah di Dewan Keamanan PBB. Terutama akibat gangguan dalam hubungan Barat dan Rusia.

detiktribun

 

error: Content is protected !!