Sekretaris Jenderal PBB Apresiasi Kepada Indonesia atas Rohingya

Be Sociable, Share!
Sekretaris Jenderal PBB Apresiasi Kepada Indonesia atas Rohingya

Sekretaris Jenderal PBB Apresiasi Kepada Indonesia atas Rohingya. Antonio Guterres menyampaikan apresiasi atas bantuan Indonesia dalam menangani krisis kemanusiaan warga rohingya asal Rakhine, Myanmar.

Sekitar 400.000 etnis Rohingya dan warga sipil mengungsi akibat konflik bersenjata yang terjadi di Myanmar atanara Kelompok Sparatis dan Militer yang pecah 25 Agustus lalu. Mengakibatkan menjurus kepada conflik Etnis

Apresiasi itu disampaikan kepada Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi saat berada di gedung PBB yang berpusat di New York. Antonio Guterres

“Sekjen PBB mengapresiasi kontribusi dan kerja sama Indonesia dengan PBB selama ini dalam menjaga perdamaian dan stabilitas global”, ujar Menlu Retno

Menurut Retno Untuk pertama kalinya sejak delapan tahun terakhir, Dewan Keamanan PBB menyelenggarakan pertemuan publik guna membahas krisis kemanusiaan yang menimpa etnis Rohingya di myanmar. pertemuan tersebut guna untuk memecahkan permasalahan yang terjadi antara kedua belah pihak dan mengenai masalah pasokan untuk memenuhi kebutuhan pengunsi

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres Menurutnya rangkaian kekerasan di sana telah sangat cepat berubah menjadi krisis darurat pengungsi kemanusiaan dan atas hak asasi manusia. Antonio menyampaikan Perserikatan Bangsa Bangsa juga menemukan berbagai bukti miris mengenai nasib para pengungsi. Terkhusus para perempuan, anak-anak, dan lansia, atas pelecehan seksual dan kekerasan yang di alamin

Antonio Guterres merupakan Mantan Perdana Menteri Portuga. Dirinya menyebut bahwa rangkaian peristiwa di Rakhine sebagai bentuk kegagalan HAM. Dan pengusiran kelompok etnis secara paksa yang dilakukan dengan berbagai aksi kekerasan maupun intimidasi.

“Kegagalan untuk menangani dapat menyebabkan rangkaian kekerasan yang sistemik itu meluas ke wilayah Rakhine lain. Dan, berpotensi menyebabkan sekitar 250.000 etnis Rohingya lain menjadi pengungsi susulan” ucapnya

Retno dan Sekjen PBB pun saling bertukar pedapat mengenai pemecahan krisis kemanusiaan di wilayah Rakhine. Menlu memyampaikan peranan pentingn dunia internasional untuk menanggulangin krisis pengungsi yang berada di Rakhine maupun di perbatasan

“Penting sekali bagi dunia internasional untuk membantu penyelesaian masalah pengungsi”, ucap Retno

detiktribun

 

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!