Serangan Bom Meledakan Dua Gereja Di Mesir

Serangan Bom Meledakan Dua Gereja Di Mesir

Serangan Bom Meledakan Dua Gereja Di Mesir. Bom Pertama Meledak di Gereja Saint George di kota Tanta di Delta Sungai Nil. Ledakan kedua Meledak di Gereja Katedral Saint Mark di kota pesisir Alexandria

Diperkirakan Korban Bom Pertama di Gereja Saint menewaskan 37 Jikwa dan melukai 100 orang dengan luka berat dan ringan. Bom Kedua juga meledak di Gereja Katedral yang menewaskan 11 korban jiwa dan melukai 35 Orang.

Diperkirakan sejumlah jemaah tengah merayakan Minggu Palma menjelang hari paskah dan menandai dimulainya minggu suci kepada umat Nasrani, Diperkirakan dalang dari kelompok yang meledakan gereja adalah dari kelompok garis keras muslim.

Teror tersebut terjadi ketika Paus Tawadros II selesai memimpin para jemaat berdoa seketika bom meledak dengan kekuatan besar.

Mengenai Kejadian tersebut ISIS telah mengaku bertanggung jawab sebagai dalang serangan dari dua gereja yang beradi di negara mesir dan ISIS mengaku akan meningkatkan serangan untuk memerangi umat Kristen yang berada di wilayah mesir.

Ledakan di dua gereja terjadi awal Pekan Suci menjelang Paskah dan beberapa minggu sebelum Kedatangan Paus Fransiskus mengunjungi Mesir.

Terlihat dari video yang beredar di dunia maya dimana terlihat rekaman di dalam gereja dengan sejumlah beasr korban tewas tergeletak. Jenazah yang dinyatakan tewas ditutupi sehelai kertas. Dari pihak pemerintah. Mohammaed Sharshar telah mengkonfirmasi sejumlah korban jiwa yang berada di Gereja.

Atas tindakan pengeboman yang di lakukan oleh kelompok ISIS. Paus Paulus Mengecam atas tindakan tersebut dan menyampaikan turut berbela sungkawa mendalam untuk saudara saya yang berada di mesi. Dan semua bangsa mesir dia sayangi,

Kecaman tersebut juga di sampaikan oleh Grand Sheikh Ahmed al-Tayeb Kepala Al-Azhar Mesir menyebutkan para pelaku pengeboman sangatlah tidak berperikemanusiaan. Menyerang orang yang sedang melalukan Ibadah, Kecaman tersebut juga dikutuk oleh Israel dan Kelompok Hamas

Pihak KBRI Kairo mengeluarkan hinmbauan kepada Warga Negara Indonesia yang berada di Mesir. Untuk Meningkatkan kewaspadaan dan menghindari tempat tempat keramaian yang di perkirakan titik rawan dari ancaman teroris.

“Melalui saluran informal dan kekeluargaan masyarakat Indonesia di Mesir. KBRI Kairo mengimbau agar WNI meningkatkan kewaspadaan dan menghindari tempat keramaian yang merupakan titik rawan ancaman terorisme,”

Pihak KBRI juga sedang memnatau dan mencermati untuk diperoleh informasi para korban Bom Gereja di Mesir.

“Kami telah instruksikan Perbinlu (Perwakilan BIN Luar Negeri) dan Protkons (Protokol dan Konsuler) untuk memantau serta mencermati kasus tersebut, dan sejauh ini diperoleh informasi tak ada WNI yang jadi korban pada peristiwa tersebut,”

dewadominoqq

error: Content is protected !!