Setelah Dua Minggu, Akhirnya Polrestabes Surabaya Berhasil Amankan 156 Pelaku Kejahatan

Setelah Dua Minggu, Akhirnya Polrestabes Surabaya Berhasil Amankan 156 Pelaku Kejahatan

Setelah dua minggu, akhirnya Polresta Surabaya dan Polsek jajaran menjelan dan saat bulan ramadan. Telah berhasil menangkap 156 pelaku kejahatan jalanan, premanisme, prostitusi, pornografi, minuman beralkohol, mercon hingga pelaku perjudian.

Selama 12 hari mulai 23 Mei – 3 Juni polrestabes dan polsek jajaran melaksanakan Operasi Pekat Semeru 2017. Dengan sasaran terutama pada kasus kejahatan jalanan, perjudian, premanisme, prostitusi dan pornografi, minuman beralkohol, bahan peledak dan bunga api,” kata. Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol M Iqbal kepada wartawan saat ungkap kasus Reskrim Surabaya. Dalam Operasi Pekat Semeru 2017 di mapolrestabes, Jalan Sikatan, Minggu (4/6/2017).

Untuk kasus kejahatan jalanan, polisi mengungkap 75 perkara. Rinciannya, 33 kasus diungkap oleh Tim AntiBandit Satreskrim Polrestabes Surabaya dan 42 perkara diungkap reskrim polsek jajaran. Dari 75 perkara, di antaranya 24 kasus pencurian kendaraan bermotor, 27 kasus pencurian dengan pemberatan (curat), 24 kasus pencurian dengan kekerasan (curas). Serta 10 kasus pencurian biasa.

Jumlah tersangka kasus kejahatan jalanan yang ditangkap yakni 73 orang. Terdiri dari 27 tersangka diamankan oleh Tim AntiBandit dan 46 tersangka diamankan oleh reskrim polsek jajaran.

Barang bukti perkara kejahatan jalanan yakni 4 unit kendaraan roda empat (R4), 33 unit sepeda motor (R2), 32 unit kunci T, 19 unit handphone, 3 bilah senjata taja, 10 BPKB dan STNK. Gunting, 4 pasang sandal, 2 lembar celan, 7 plat nomor, 1 kain sarung, 2 jas hujan, 7 pulpen, 2 ekor burung, 1 sangkar burung, 2 kunci kontak, 1 unit alat las, 1 gembok, 1 buku rekening bank BCA, 1 pelek, rekaman CCTv, 1 jam tangan, 28 bungkus minyak goreng. Uang tunai sebanyak Rp 2,85 juta.

Selain itu, Tim AntiBandit Satreskrim Polrestabes Surabaya juga mengungkap kasus perampokan di tempat kejadian perkara (TKP) Jalan Kapas Krampung no 109, yang menewaskan Go Hung Bun alias Awen (42) warga Babatan Pantai. Polisi melakukan penggerebekan di  sebuah rumah terduga pelaku Muzamil alias Musamil alias Semil. Saat digerebek, pelaku tidak ada di rumah. Namun, polisi mengamankan Farida (istri Muzamil) warga Desa Socah, Kabupaten Bangkalan.
“Yang bersangkutan (Farida) dilakukan penahanan karena perkara tindak pidana pencucian uang sejak 23 Mei 2017,” terangnya.

error: Content is protected !!