Hindari Praduga Kasus Ahok ,Jaksa Agung di gantikan oleh Jaksa Ireine

Jaksa Agung M Prasetyo telah menunjuk 13 orang jaksa untuk menangani kasus Ahok. Satu jaksa di antaranya  telah diganti untuk menghindari praduga tertentu. Dari 13 jaksa satu di antaranya telah diganti untuk menghindari adanya praduga tertentu

“Ada 13 orang jaksa, dipimpin Ali M dan ada satu jaksa diganti namanya Ireine. Saya perintahkan diganti agar tidak menimbulkan praduga,” kata Prasetyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (6/12/2016).

Jaksa berdiri di posisi subjektif tetapi bertindak objektif. Tapi kalau pun ada segala macam praduga, ya kita dengarlah. Itu bentuk kepedulian kita terhadap keluhan masyarakat,” tutur Prasetyo. Kejaksaan Agung telah mengumumkan berkas perkara dugaan penistaan agama oleh Gubernur DKI Jakarta nonaktif

Berdasarkan data di SIPP Pengadilan Jakarta Utara, tertera Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani perkara Ahok IREINE R. KORENGKENG SE.SH.MH seorang Jaksa yang beragama nasrani. Umat Islam berharap Jaksa Penuntut Umum dapat memenuhi rasa keadilan yang selama ini diperjuangkan masyarakat sesuai yurisprudensi selama ini.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof Mahfud MD menyatakan kasus-kasus penistaan agama selama ini tidak ada yang lolos. Artinya semua kasus penistaan agama selama ini pasti masuk penjara. Umat Islam akan terus mengawal kasus penghinaan agama atas kitab suci umat Islam Al Quran. Ini sampai tuntas dan menuntut keadilan dalam penegakkan hukum.

Bahkan, Ketua Dewan Pertimbangan MUI Prof Din Syamsuddin menegaskan akan memimpin perlawanan kalau sampai Ahok lolos dari jerat hukum. “Pak Tito, kita bersahabat ya. Tapi kalau ini sampai lepas, saya akan memimpin perlawanan,” kata Din saat memberi sambutan di acara pembukaan rapat kerja nasional MUI di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Rabu, 23 November 2016.

“Itu wilayah pengadilan ya tapi memang bisa jadi (di luar Jakarta),” kata Rikwanto di Monas Jakarta Pusat.  Selasa (16/12/2016) dan sidang bisa di lakukan di luar wilayah

Sidang Kasus Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok akan mulai digelar selasa 13 desember 2016.  oleh Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Juga karena ini kan pusat perhatian publik.

Utamanya kan di (PN)  Rencananya, sidang perdana kasus Ahok dengan pembacaan dakwaan digelar pada pukul 09.00 WIB.

error: Content is protected !!