Sidang Kasus Dugaan Penistaan Agama dan Kapolri Mengatakan: Sidang Kasus Ahok ,akan menjadi magnet bagi penduduk indonesia

Kapolri Jendral Tito Kurniawan, menghadiri sidang kasus Ahok di pengadilan negeri Jakarta Utara bersama dengan komisi III DPR terkait dengan Kasus Dugaan Penistaan Agama pekan lalu, yang melibatkan Basuki Tjahja Purnama (Ahok) sebagai tersangka. Tito mengatakan, Persidangan ini harus dengan penjagaan yang ketat pada saat persidangan nanti. Berkas Kasus Ahok sudah masuk ke Pengadilan Negeri Utara. Sementara, lokasi tersebut berpotensi rawan tindak pelanggaran pidana, terlebih dalam pengawalan kasus mantan Bupati Belitung Timur itu, polri akan mengerahkan anggota nya untuk mengawal Ahok ke PN Jakarta Utara  dan

Para Ulama-Ulama dan Majelis hukum , Ikut serta dalam Sidang Dugaan Penistaan Agama Di PN Jakarta Utara , Penguasa Hukum Basuki TJahja Purnama  Mengatakan : bahwa Ahok  Akan tetap menjalani hukuman  dari Keputusan  HAkim dan Jaksa pada saat Sidang  nanti, namun setelah Ahok selesai melaksanakan Kampanye Pemilihan Gubernur DKI Jakarta , dan kini Polri tinggal menunggu keputusan dan tanggal untuk melaksanakan Pengawalan pada saat Sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Utara dan Polri susun pengamanan untuk sidang nanti “karena ini bisa jadi magnet bagi penduduk indonesia” yang ingin Ahok di Hukum sesuai dengan yang tertera di Undang-Undang Dasar Republik Indonesia . “Pengadilan  Negeri Jakaarta agak rawan juga” tutur Tito agar memperketat pengamanan  di sidang nanti ,agar sidang berjalan dengan lancar tanpa ada kendala  tanpa ada kericuhan di saat sidang Kasus dugaan penistaan agama

Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Utara (Jakut) sudah menerima berkas kasus dugaan penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dari Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Kamis (1/12) lalu. Majelis hakim kasus Ahok akan ditetapkan pada Selasa (6/12) besok. Berkas kasus Ahok yang bernomor : 1537/Pid.B/2016/ PN JKT UTR, sudah di terima oleh Pengadilan Jakarta Utara dari KEJAGUNG (Kejaksaan Agung)  melalui Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jakut . Kamis (1/12) 2016 sekitar pukul  13;00-13;30 WIB. PN jakarta Utara langsung  mepelajari berkas tersebut

Sementara itu, Kapuspenkum Kejagung M. Rum menegaskan, alasan berkas kasus Ahok langsung diberikan ke pengadilan agar perkara segera disidangkan.

Ini kita lakukan bukan lain dan tidak bukan , hanya untuk mempercepat  proses hukum perkara Basuki Tjahja Purnama(Ahok) agar tidak ada lagi Demo-demo Aksi damai seperti kemarin yang sudah terjadi di  Demo 4 Nopember dan Demo 2 Demeber.  Dengan demikian, M. Rum mengatakan saat ini hanya tinggal menunggu kapan tanggal penetapan hari persidangan Ahok. Namun dia tidak secara rinci menyebut kapan persidangan akan dilaksanakan. “Dengan pelimpahan perkara ini, kita tinggal menunggu penetapan hari sidang dan kapan dimulainya sidang,”  dan Kapolri Jendral Tito Kurniawan sudah mempersiapkan anggota polri untuk menjaga keamanan Kasus Dugaan Penistaan Agama Oleh Basuki Tjahja Purnama

 

error: Content is protected !!