Simpatisan KNPB Diamankan Karena Dianggap Melakukan Makar

Simpatisan Komite National Papua Barat ( KNPB ) diamankan aparat keamanan di berbagai daerah di Papua, yaitu Kota Jayapura, Sentani, Wamena, Merauke dan Nabire. Mereka diamankan lantaran menggelar aksi demo tanpa mengantongi izin dari Kepolisian. Aksi ini digelar sebagai pernyataan mereka yang mendukung ULMWP ( United Liberation Movement for West Papua ) untuk diterima sebagai anggota penuh MSG ( Melanesian Spearhead Group ).

Humas Polda Papua menyebutkan di Kota Jayapura, aparat Polres Jayapura Kota sempat membubarkan 40 orang massa simpatisan KNPB yang berkumpul di pintu enam Rusunawa sekitar pukul 09.57 WIT. Pembubaran dilanjutkan terhadap 30 orang simpatisan yang berkumpul di Asrama Rusunawa Perumnas III Waena. Selain mengamankan simpatisan di Rusunawa ini, aparat gabungan Polsubsektor Heram sempat menghalau 20 simpatisan dari kawasan Buper Waena.

Di gerbang kawasan Expo Waena sekitar pukul 10.30 WIT, polisi mengamankan 6 simpatisan KNPB yang berorasi. Namun dalam aksi susulan, 100 simpatisan berhasil menduduki jalan depan Expo Waena. Di lingkaran Abepura, sekitar 50 massa simpatisan yang dipimpin Kordinator Lapangan KNPB Agus Kosay berkumpul dan melakukan unjuk rasa.

Dari arah Sentani puluhan simpatisan KNPB yang akan mengikuti aksi demo di gedung DPR Papua berhasil dibendung Kapolres Jayapura. Sebelum dibubarkan, Kapolres Jayapura Gustaf Urbinas memberikan arahan dan himbauan kepada massa agar tidak melakukan tindakan yang mengganggu keamanan menjelang hari raya Natal.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, AKBP. Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, secara umum situasi di Provinsi Papua aman dan kondusif. Kamal juga mengakui adanya sebagian daerah di wilayah hukum Polda Papua yang melakukan aksi penggalangan massa dari kelompok KNPB. Aksi ini terjadi di Kota Jayapura, Nabire, Merauke, dan Timika. Kamal menambahkan saat ini para simpatisan ini masih dilakukan pendataan di Polres di berbagai daerah sebelum dipulangkan ke rumahnya.

Dalam aksi penyekatan ini, polres mengamankan sejumlah barang-barang yang digunakan oleh Komite National Papua Barat untuk melakukan aksi demo diantaranya 21 bendera KNPB, 1 kaos motif bintang kejora, 53 pamflet dengan redaksi gambar bendera bintang kejora 8 gambar, 4 lembar gambar pelanggaran HAM versi KNPB, 1 spanduk bertulisan ‘Kami bangsa Papua dengan tegas menolak Tri Komando Rakyat dan kembalikan hak politik bangsa Papua’ dan 1 unit mengaphone atau pengeras suara.

error: Content is protected !!