Smartphone Terburuk yang Pernah Dibuat

Be Sociable, Share!

Dalam 2 dekade terakhir, banyak smartphone yang telah beredar di pasaran. Istilah ini mulai populer ketika Apple meluncurkan iPhone generasi pertama pada tahun 2007. Tak lama berselang, Google meluncurkan OS Android yang kini banyak digunakan.

Berbagai vendor berlomba – lomba untuk memproduksi smartphone flagship-nya. Sebagian besar cukup sukses, beberapa tidak terlalu mencolok, dan ada juga yang dapat dibilang produk gagal.

Berikut adalah beberapa smartphone yang dapat dikategorikan sebagai produk gagal.

BlackBerry Storm

Ketika smartphone layar sentuh populer di tengah masyarakat, raksasa ponsel Research In Motion (RIM) yang cukup mendominasi saat itu, juga mengeluarkan sebuah produk yang mengusung layar sentuh. Induk perusahaan BlackBerry tersebut mengeluarkan produk yang dikenal dengan BlackBerry Storm.

Namun sayangnya, BlackBerry Storm ini dirancang sangat buruk. Banyak pengguna yang mengeluhkan respons performa layar sentuh sangat lamban, masa pakai baterai yang buruk, serta software yang sulit dikembangkan. Smartphone ini juga tidak memiliki fitur Wi-Fi.

Akibatnya, sekitar satu juta ponsel BlackBerry Storm yang terjual pada tahun 2008 dikembalikan oleh penggunanya. Smartphone ini kemudian dijuluki “Badai Sial” oleh karyawan RIM.

HTC Thunderbolt

HTC Thunderbolt merupakan smartphone 4G pertama yang mendukung jaringan LTE. Namun ketenaran gadget ini tidak berlangsung lama. Para pelanggan yang marah dan kecewa karena peluncurannya tertunda, dan ketika akhirnya dirilis, ketersediaan jaringan LTE sangat terbatas.

Hal ini juga diperburuk dengan masa pakai baterai yang sangat buruk dan pembaruan perangkat lunak sangat lambat padahal banyak bug yang ditemukan. Meski memiliki kickstand bawaannya yang tak biasa, Thunderbolt tetap menjadi salah satu flagship Android yang paling dibenci oleh para pengguna.

Motorola Droid Bionic

Setelah diumumkan pada gelaran CES 2011, Motorola Droid Bionic tidak mendarat hingga delapan bulan kemudian. Smarphone ini merupakan smartphone 4G LTE dual-core pertama. Namun sayangnya, tampilan layar LCD-nya kurang memukau, kinerja kamera lambat, dan masa pakai baterai juga mengecewakan.

Throw in MotoBlur yang ada pada Droid Bionic adalah salah satu skin Android terburuk yang pernah dibuat karena sering crash dan lag. Walaupun memiliki aksesori “Lapdock” yang mahal, yang dapat mengubah Droid Bionic menjadi laptop pun juga tidak dapat membantu.

Amazon Fire Phone

Setelah sukses merilis tablet, Amazon memutuskan untuk menaklukkan pasar smartphone lewat Fire Phone. Namun, spesifikasi gadget ini sangat standar dibandingkan dengan pesaingnya, daya tahan baterai juga buruk, desain yang kurang menarik, dan performanya juga lamban.

Walaupun Fire Phone dijalankan menggunakan Fire OS yang merupakan Android versi Amazon, smartphone ini tidak memiliki dukungan untuk menjalankan applikasi dari google dan juga sejumlah applikasi android populer lainnya. Untuk menutupi kekurangan tersebut, Amazon menyematkan efek 3D dan mode Firefly khusus di kamera untuk mengedintifikasi benda – benda yang ada di sekitar. Namun benda – benda yang dapat diidentifikasi hanyalah benda yang tersedid di Amazon.

Akhirnya Amazon mengakui kegagalannya tiga bulan setelah Fire Phone dirilis. Amazon juga mengakui telah mengalami kerugian sebesar US$ 170 juta akibat kegagalannya tersebut.

Samsung Galaxy Note 7

Samsung sempat diremehkan ketika pertama kali merilis seri Note. Namun raksasa teknologi asal Korea Selatan itu berhasil membawa Note sebagai salah satu smartphone flagship yang patut diperhitungkan.

Layar lapang, stylus, dan kapasitas baterai besar adalah tiga di antara banyak keunggulan dari seri Note yang diidamkan oleh para penggemarnya. Namun para pecinta gadget ini terkejut saat sejumlah perangkat Galaxy Note 7 dilaporkan meledak dan terbakar secara tiba-tiba.

Smartphone ini mungkin akan menjadi flagship terbaik apabila masalah yang disebabkan oleh cacat baterai tersebut tidak terjadit. Akibatnya, Samsung terpaksa me-recall seluruh Galaxy Note 7 dari pasar.

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!