Uni Afrika Minta Donald Trump Minta Maaf Atas Pernyataanya

Uni Afrika Minta Donald Trump Minta Maaf Atas Pernyataanya

Uni Afrika Minta Donald Trump Minta Maaf Atas Pernyataanya, Anggota Uni Afrika meminta Presiden Amerika Serikat Trump untuk meminta maaf atas pernyataannya yang keluar yang dikabarkan menyebut negara negara di Afrika sebagai negara yang berasal dari lubang dubur.

Anggota serikat negara-negara Afrika yang berada di Washington DC mengungkapkan perasaan terkejut  atas pernyataan tersebut,

Para Anggota serikat Afrika tersebut merasa cemas dan kesel. Mereka pun menyampaikan  bahwa Kepemerintahan Trump salah memahami mengenai Afrika.

“Sementara kami mengungkapkan keterkejutan, kekecewaan, dan kemarahan kami, Uni Afrika sangat percaya bahwa ada kesalahpahaman besar soal Benua Afrika dan rakyatnya oleh kepemerintahan Donald Trump saat ini,”

Para anggota tersebut juga membahkan dengan menyebutkan, Ada kebutuhan serius soal dialog antara pemerintahan AS dan negara-negara Afrika,

Menurut laporan, Donald Trump menyebutkan bahwa negara Haiti dan negara-negara Afrika berasal dari “lubang dubur”  pada saat pertemuan dengan anggota kongres Amerika Serikat

“Kenapa kita memperbolehkan orang-orang dari negara-negara lubang dubur datang ke sini?” ucapnya saat di kutip dalam post BBC

para politikus dalam pertemuan bipartisan di kongres AS yang hadir, terperangah dengan pernyataan Donald Trump tersebut.

Merespons laporan dari beragai anggota Uni Afrika. Donald Trump pun menyangkal bahwa dirinya telah mengeluarkan kata-kata Kasar.  Yang sedang ramai diperbincangkan pada saat ini mengenai ucapan tersebut.

Bantahan tersebut juga  didukung oleh dua orang Republik yang pada saat itu  berada dalam pertemuan di Gedung Putih itu.

Namun Akan tetapi. Senator Demokrat Dick Durbin menyampaikan bahwa Donald Trump menyebut negara-negara Afrika sebagai “shitholes”. dalam arti sebagai “lubang dubur”

Pada Jumat, 12 Januari 2018, Trump mentwit bahwa bahasa yang ia gunakan dalam pertemuan pribadi dengan anggota parlemen untuk membahas undang-undang imigrasi itu memang “keras”.

Akan tetapi, ia menambahkan bahwa kata-kata yang ramai diperbincangkan, yakni shitholes, bukan bahasa yang ia gunakan. Diketahui Donald Trump kerap melakukan pernyataan yang kerap mengejutkan publik dan berbau rasis.

detiktribun

error: Content is protected !!