Usaha Presiden Joko Widodo Dinginkan Suasana Politik: Dari Berkuda hingga Bertemu Tokoh

Be Sociable, Share!

Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa situasi politik belakangan ini sedang memanas. Akibatnya dia harus pontang panting untuk mendinginkan suasana. Hal ini diungkapkan Jokowi saaat berpidato di hadapan para bankir dan ekonom dalam acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2016 di Gedung JCC, Senayan, Jakarta, Selasa (22/11/2016). Dikatakan Jokowi, memanasnya situasi tersebut adalah hal yang biasa. Memanasnya situasi politik ini merupakan hal wajar menurut Jokowi. Apalagi sebentar lagi akan diadakan Pilkada.

Jokowi juga mengatakan bahwa, penyebab situasi memanas bukan karena Pilkada Jakarta saja. Ada 101 pelaksanaan pilkada serentak di seluruh Indonesia. Namun karena pilkada Jakarta istimewa situasi bisa memanas sampai terjadi demo 4 November kemarin beserta isu-isu demo susulannya.

Akibat situasi politik yang sedikit memanas itu, Jokowi harus pontang-panting untuk mendinginkan suasana. Ia bertemu banyak tokoh masyarakat dan para pemimpin partai politik untuk meredakan suasana yang cenderung menegang ini.

“Meskipun saya pontang-panting ke sana ke sini, tetapi itu hal yang biasa dalam Pilkada. Biasa. Karena pontang-panting itu, saya yang biasanya enggak pernah naik kuda, harus naik kuda” kata Jokowi di acara itu. Para bankir dan ekonom yang hadir dalam acara itu, tertawa dan bertepuk tangan mendengar ucapan Jokowi tersebut. Bahkan, saat mengatakan itu, Jokowi memamerkan foto dirinya saat naik kuda bersama Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Tak hanya foto berkuda dengan Prabowo, Jokowi juga menunjukkan foto saat dirinya bertemu dengan para ketua umum partai poltik di Istana Kepresidenan. Semua pertemuan itu dilakukan sambil menyantap makanan.

Presiden Joko Widodo juga berpesan agar para ekonom untuk tidak berlebihan dalam menanggapi hal ini. karena menurut Jokowi, ini adalah hal yang wajar terjadi menjelang salah satu acara demokrasi di Indonesia.

Pasca unjuk rasa 4 November 2016 lalu, Jokowi memang terlihat aktif untuk menemui berbagai tokoh elemen masyarakat. Mulai dari menyambangi markas PBNU, PP Muhammadiyah dan mengundang para ulama serta pimpinan pondok pesantren ke Istana Kepresidenan. Tak hanya itu, Jokowi juga menemui langsung Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Dalam kesempatan itulah Jokowi menjajal naik kuda milik Prabowo.

Beberapa hari lalu Jokowi juga mengundang kembali Prabowo untuk bertemu. Pertemuan dilakukan di Istana Merdeka, Jakarta. Jokowi menjamu Prabowo makan siang dan dilanjutkan dengan minum teh bersama sambil bincang santai. Tak berhenti di Prabowo, beberapa hari kemudian Jokowi kemudian mengundang Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri untuk makan siang di Istana Merdeka. Kegiatan itu juga dilanjutkan dengan bincang santai sambil menyeruput teh di beranda belakang Istana Merdeka.

Sehari setelah itu, Jokowi mengundang tokoh politik lainnya, seperti Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Golkar Setya Novanto, Ketua PPP Romahurmuziy. Jokowi mengajak semua tokoh tersebut berbincang sambil makan bersama di Istana Merdeka.

Presiden Joko Widodo juga mengatakan bahwa, banyak hal substantif yang dibicarakan dalam pertemuan dia dengan para tokoh ketua umum parpol dan para tokoh masyarakat tersebut.

Be Sociable, Share!

Satu tanggapan untuk “Usaha Presiden Joko Widodo Dinginkan Suasana Politik: Dari Berkuda hingga Bertemu Tokoh

Komentar ditutup.

error: Content is protected !!