Warga Lembang Siap Dipenjarakan Bersama Ahok

Be Sociable, Share!

Warga Lembang Siap Dipenjarakan Bersama Ahok

Saat ini Basuki Tjahaja Purnama tengah berurusan dengan hukum lantaran pernyataannya di Kepulauan Seribu terkait surat Al Maidah ayat 51. Ternyata hal tersebut membuat salah seorang warga Pemalang, Jawa Tengah, Bambang geram dan memberikan dukungan kepada calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua itu.

Hari ini (23/12/2016) warga Lembang tersebut mengunjungi Ahok di Rumah Lembang. Bambang menyampaikan kekagumannya terhadap Basuki sampai menangis.
“Akhirnya saya bisa bersalaman bahkan berpeluk dengan Pak Ahok. Air mata menetes ini, padahal enggak ada bawang,” ujar Bambang di Rumah Lembang, Menteng, Jumat (23/12/2016).
Meski bukan warga Jakarta, Bambang merasa Ahok adalah orang yang baik.

Dia menginginkan Ahok kembali menjadi gubernur di Jakarta agar bisa menjadi contoh bagi pemimpin di daerah lainnya.
Bambang juga menyinggung kasus dugaan penodaan agama yang dialami Ahok.
Dia bahkan meniru ucapan Ahok terkait surat Al-Maidah ayat 51 di Kepulauan Seribu.
Bambang mengaku tidak takut akan menghadapi masalah dengan mengucapkan hal itu.

Bambang mengatakan, telah mendapatkan restu dari istri, ibu dan anaknya untuk memberikan dukungan kepada Basuki atau akrab disapa Ahok itu. Sehingga dia memutuskan untuk membuat video dengan mengulang pernyataan mantan Bupati Belitung Timur itu pada 27 September 2016.

“Akhirnya saya bikin video itu. Saya sayang sama Ahok, Ahok bukan punya anda-anda yang di Jakarta, saya orang Pemalang saya sekarang merasa memiliki Ahok. Jadi sekarang kalau ada siapa yang nyakitin pak Ahok saya juga merasa sakit. Harusnya orang Jakarta lebih dari saya rasanya,” katanya di Rumah Pemenangan Lembang, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (23/12).

“Jadi kalau memang Ahok harus salah dan dimasukin penjara, harusnya gue juga diperlakukan hal yang sama, gue bakal temenin Ahok,” ujar Bambang.

Bambang mengatakan, keluarganya juga sudah mengizinkan hal tersebut.
Dia mengatakan, anaknya justru merasa bangga jika dia dipenjara.
“Dia bilang, enggak apa-apa, Pak, Kakak malah bangga, karena Papa masuk penjara bukan karena kriminal, tapi Papa sudah ngebelain orang yang baik,” ujar Bambang.

Saat ini, kasus dugaan penistaan agama yang menyeret Ahok sudah masuk ke ranah peradilan. Ahok didakwa bersalah karena mempergunakan pasal penodaan agama, yakni antara Pasal 156 huruf a KUHP atau Pasal 156 KUHP.

Saat membacakan dakwaan, JPU menyebut perbuatan Ahok telah menghina para ulama dan agama.

Baca juga berita terkini lainnya di Detiktribun

Be Sociable, Share!
error: Content is protected !!