Jadi Korban Hoax, Pedagang Bakso di Palembang Lapor Polisi

Jadi Korban Hoax, Pedagang Bakso di Palembang Lapor Polisi

Pelaporan berita hoax bukan hanya milik mereka yang berada di dunia politik. Di Palembang, Sumatera Selatan, seorang pemilik kedai bakso bernama Jun Juhaendi melaporkan sebuah akun Facebook bernama Indah Permata Sari ke Polresta Palembang.

Kedatangannya untuk melaporkan pemilik akun facebook tersebut, ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang yang diduga sudah menyabarkan berita fitnah hingga omset daganganya menjadi turun drastis.

Kepada petugas SPKT Polresta Palembang Juhaedi melaporkan Inda Permata Sari dengan kasus penyebaran ITE karena telah menghina dagangan baksonya. Terlapor diduga menghina dagangan baksonya mengatakan jika bakso beranak dipasarkan atau cara membuat bakso tersebut menggunakan kaki melalui jejaring sosial.

Pedagang bakso tersebut mengaku, kejadian bermula ketika dia memposting foto-foto bakso beranak di warung bakso miliknya di jejaring sosial facebook, pada Senin 16 Januari 2017.

Setelah memposting foto-foto bakso beranak, akun Facebook atas Indah Permata Lestari berkomentar jika pada pembuatan bakso beranak para karyawan Juahendi tidak mengenakan baju. Bahkan menggunakan kaki saat proses pembuatan. (Baca juga: Agus: Macet Memang Sangat Membuat Kita Semua Frustasi)

Akibat adanya komentar tersebut, Juahendi mengaku penjualan bakso beranak diwarungnya mengalami penurunan drastis hingga 50 persen.

“ Ya terpaksa ini saya laporkan ke polisi karna sudah menghina bakso yang saya bikin dengan menggunakan kaki, “ungkap Juhaedi kepada petugas yang didampingi pengacaranya.

” Dia (terlapor-red), sudah menghina bakso yang saya bikin, oleh itu lah terpaksa saya laporkan,” tambahnya

Diapun berharap agar pihak kepolisian mampu menindak pemilik akun tersebut, sehingga penjualan bakso korban dapat kembali normal.

“Jelas saya merugi, karena dengan adanya fitnah ini omset penjualan jadi turun 50 persen. Semoga Polisi cepat menangkap pelaku,” ujar Juahendi.

Sementara, Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Maruly Pardede melalui Ka SPK Ipda Suprijadi mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan korban,” keterangan korban sudah kita ambil dan segera ditindaklanjuti oleh unit reskrim,” ungkapnya.

Baca juga berita terkini lainnya di Detiktribun

error: Content is protected !!