Karangan Bunga Untuk Ahok – Djarot Penuhi Balai Kota

Banyak karangan bunga untuk Ahok – Djarot menghiasi Balai Kota DKI Jakarta. Hal ini terjadi setelah Ahok – Djarot dinyatakan kalah dalam Pilkada DKI 2017 berdasarkan hasil hitung cepat atau quick count sejumlah lembaga survei dan hasil real count KPU DKI Jakarta.

Karangan bunga tak henti-hentinya membanjiri halaman Balai Kota DKI dari pagi hingga malam hari. Banyak pendukung Ahok- Djarot yang mengaku belum bisa berpaling dari kepemimpinan Ahok- Djarot. Pujian hingga doa untuk Ahok dan Djarot terpampang dalam tulisan – tulisan di karangan bunga yang memenuhi setiap sudut Balai Kota. Mereka menilai bahwa pasangan Ahok- Djarot adalah pemimpin terbaik untuk Ibu Kota ini.

Karangan bunga untuk Ahok – Djarot ini diletakkan di sekeliling kolam yang ada di depan pendopo Balai Kota, di lorong – lorong gedung menuju kantor Wakil Gubernur DKI, hingga halaman belakang Balai Kota. Karena banyaknya karangan bunga yang datang ke Balai Kota, ada beberapa karangan bunga yang diletakkan di sepanjang trotoar di depan Balai Kota DKI Jakarta. Ada juga yang diletakkan di sepanjang taman di Jalan Medan Merdeka Selatan.

Karangan bunga tersebut spontan menjadi perhatian dari orang – orang yang melintas. Arus lalu lintas di depan Balai Kota menjadi tersendat karena pengendara memperlambat kendaraan untuk melihat karangan-karangan bunga itu. Para pejalan kaki yang melintas di trotoar juga menaruh perhatian pada banyak karangan bunga itu. Beberapa dari mereka juga berfoto di depan karangan bunga tersebut.

Ahok mengaku sempat kebingungan menanggapi banyaknya karangan bunga yang datang ke Balai Kota itu. Awalnya, ia ingin membalas satu per satu pengirim karangan bunga tersebut. Namun, banyak karangan bunga untuk Ahok – Djarot ini yang tidak mencantumkan alamat pengirimnya. Ahok pun juga kebingungan bagaimana menghentikan kiriman karangan bunga yang hingga kini masih berdatangan.

Akhirnya, Ahok membuat sebuah ucapan terima kasih dengan mengunggah puluhan foto-foto karangan bunga di media sosial. Bagi Ahok, karangan bunga ini adalah penyemangat untuk dirinya dan Djarot.

Terimakasih untuk semua bunga ucapan penyemangat yang dikirim ke Balai Kota. Membaca pesan-pesannya yang kreatif membuat saya optimis Jakarta akan semakin maju. Mari tatap masa depan dan doakan segala kebaikan untuk Jakarta dan Indonesia. @basukibtp

Sejak dinyatakan kalah dari pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menurut hasil quick count Pilkada DKI putaran kedua, Ahok- Djarot bersikap legawa. Mereka tetap akan menjabat hingga Oktober 2017 saat Anies – Sandiaga dilantik menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur. Ahok- Djarot mengaku akan bekerja cepat dan maksimal di sisa masa kepemimpinannya untuk Jakarta yang lebih baik.

error: Content is protected !!